“PENGUNGKAPAN & PELAPORAN”
Nama :
Rere Tresha
NPM : 27213418
Kelas : 4EB19
Tugas : SOFTSKILL
Kelas : 4EB19
Tugas : SOFTSKILL
Tema
: Pengungkapan dan Pelaporan
Nama Jurnal : Jurnal Islamic Finance & Business Review
Volume / Halaman : Vol. 5 No.1
Nama Penulis : Erna Agustin Roziani, Sofie
Judul Jurnal :
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengungkapan Sosial Dalam
Laporan Tahunan Bank Konvensional Dan Bank Syariah Di Indonesia
Tanggal Jurnal : Januari – Juli 2010
Tujuan Penelitian :
Untuk untuk mengetahui beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pengungkapan
tanggung jawab sosial bank-bank di Indonesia yang meliputi bank konvensional
dan bank syariah periode 2004-2007.
Metode Penelitian :
Menggunakan metode penghitungan indeks pengungkapan social dan regresi linear
beranda.
Hasil Penelitian :
A. Pengungkapan Dalam
Laporan Keuangan
Secara konseptual, pengungkapan merupakan bagian integral
dari pelaporan
keuangan (Suwardjono, 2005). Secara teknis, pengungkapan
merupakan langkah akhir dalam proses akuntansi, yaitu penyajian informasi dalam
bentuk seperangkat penuh statement keuangan.
Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari suatu proses akuntansi. Agar
informasi keuangan yang disajikan bermanfaat bagi para pemakai, maka proses
penyajiannya harus berdasarkan pada standar akuntansi yang berlaku
Beberapa peraturan BAPEPAM yang mengatur pengungkapan:
B. Hasil dan Pembahasan
Bank Konvensional :
1. Size
Hasil pengujian menunjukkan pengaruh
yang signifikan terhadap pengungkapan sosial yakni dengan nilai t-hitung
sebesar 6.95 dan P-value sebesar
0.000 (P-value < 0.05). Hal
ini dapat diinterpretasikan bahwa semakin besar ukuran perusahaan maka akan
semakin luas pengungkapan sosial yang dilaporkan oleh perusahaan.
2.
Likuiditas
Hasil dalam penelitian ini
menunjukkan bahwa rasio likuiditas menunjukkan pengaruh yang negatif dan tidak
signifikan terhadap pengungkapan sosial. Ini berarti tinggi rendahnya rasio
likuiditas yang dimiliki bank tidak akan berpengaruh terhadap pengungkapan
sosial bank. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung dan p-value, yaitu masing-masing sebesar
-1.16 dan 0.250 (p > 0.05).
3.
Leverage
Dalam penelitian ini, leverage yang diproksi dengan rasio
hutang terhadap modal (DER)
menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan terhadap pengungkapan sosial bank.
Ini dapat dilihat dari nilai t dan p-value
yaitu sebesar 0.51 dan 0.611 (p>
0.05). Hal ini menunjukkan bahwa tinggi rendahnya tingkat leverage bank tidak berpengaruh terhadap luas
pengungkapan sosial bank. Dengan demikian, hasil penelitian ini tidak mendukung teori agensi yang menyatakan pengaruh
positif leverage terhadap
pengungkapan sosial.
4.
Net Profit Margin
Dari hasil penelitian dapat dilihat
bahwa net profit margin mempunyai
hubungan
negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap
pengungkapan social bank, yaitu dengan nilai t = -1.50 dan p-value = 0.138 (p > 0.05). Ini menunjukkan bahwa
besar kecilnya profitabilitas tidak akan mempengaruhi tingkat pengungkapan
sosial perusahaan.
C. Hasil dan Pembahasan
Bank Syariah
1. Size
Hasil penelitian terhadap size pada bank syariah menunjukkan hasil yang sama dengan hasil
pada bank konvensional, yakni size menunjukkan
pengaruh signifikan terhadap pengungkapan sosial. Size perusahaan yang diproksi dengan Ln total aktivamemperlihatkan nilai t-hitung sebesar 9.15 dan p-value sebesar 0.000 (p-value < 0.05).Hal ini dapat
diinterpretasikan bahwa semakin besar ukuran perusahaan maka akansemakin luas
pengungkapan sosial yang dilaporkan oleh perusahaan.
2. Likuiditas
Hasil pada bank syariah ini menunjukkan perbedaan dengan
hasil pada bank konvensional, yaitu bahwa rasio likuiditas menunjukkan pengaruh
positif dan signifikan terhadap pengungkapan sosial. Hal ini dapat dilihat dari
nilai t hitung dan P-value yang
masing-masing sebesar 4.62 dan 0.002 (p
< 0.05). Ini berarti semakin tinggi rasio likuiditas yang dimiliki
bank akan semakin luas pula informasi sosial yang diungkapkan oleh bank.
3. Leverage
Dalam penelitian ini, leverage
yang diproksi dengan rasio hutang terhadap modal (DER) menunjukkan pengaruh signifikan
terhadap pengungkapan social bank syariah dengan nilai t dan P-value yaitu sebesar 6.21 dan 0.000
(p < 0.05). Hal ini menunjukkanbahwa tinggi rendahnya tingkat leverage bank akan sangat berpengaruh
terhadap luaspengungkapan sosial bank. Ini berarti semakin tinggi tinggi
tingkat leverage yang dimiliki
bank akan semakin besar pula pengungkapan sosialnya.
4.
Net Profit Margin
Berdasarkan hasil statistik yang dilakukan dapat dilihat
bahwa Net profit margin mempunyai
hubungan negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sosial
bank, yaitu dengan nilai t = -1.44 dan P-value
= 0.192 (p > 0.05).
Ini menunjukkan bahwa besar kecilnya profitabilitas tidak akan mempengaruhi
tingkat pengungkapan sosial perusahaan. Hasil pengujian terhadap net profit margin pada bank syariah
ini menunjukkan hasil yang sama dengan bank konvensional.
Kesimpulan : Hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa :
1. Pengujian
secara individu pada bank konvensional menunjukkan hanya terdapat satu variabel
independen yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan sosial,
yakni variabel size.
2. Berbeda
dengan hasil pengujian pada bank konvensional, hasil pengujian secara individu
pada bank syariah menunjukkan bahwa terdapat tiga variabel independen yang
berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan sosial. Variabelvariabel
independen tersebut adalah size, rasio
likuiditas, dan rasio leverage.
Pendapat Saya : Berdasarkan penjelasan tersebut, menurut
saya :
1. Untuk
peneliti berikutnya disarankan memasukkan variabel lain yang mendukung
penelitian, seperti tekanan stakeholders
/ serikat pekerja, peraturan pemerintah, dan lain-lain. Disamping itu
dapat juga dilakukan dengan menggunakan proksi yang berbeda.
2. Untuk
meminimalisir subjektifitas sebaiknya digunakan indeks kesesuaian observasi,
yaitu dengan membandingkan dengan hasil peneliti lain.
SUMBER :
tifbr-tazkia.org/index.php/TIFBR/article/download/41/38
Tidak ada komentar:
Posting Komentar