Sabtu, 30 November 2013

Tulisan Pengantar Bisnis 4


Nama : Rere Tresha
Kelas :1eb22
Npm : 27213418

SUKSES BERBISNIS KONTRAKAN/KOSTAN
                       
DAFTAR ISI

I.              PENDAHULUAN
a.    Latar Belakang
b.    Tujuan
c.    Rumusan Masalah

II.            ISI
a.    Tips membangun rumah kos atau kontrakan
b.    Memulai Usaha
c.    Hambatan
d.    Strategi Bisnis
e.    Contoh pemasukan dan pengeluaran usaha kost
f.     Perhitungan laba / rugi per bulan

III.        PENUTUP

IV.        DAFTAR PUSTAKA

I.PENDAHULUAN
                              
A.         LATAR BELAKANG
Perkembangan suatu kota tertentu seperti jakarta mempunyai daya tarik sendiri bagi sebagaian masyarakat untuk datang ke kota ini dengan berbagai alasan, baik untuk keperluan mencari pekerjaan, bisnis , belajar pada kampus tertentu atau sekedar jalan-jalan rekreasi, hal ini tentu membawa permasalahan tersendiri pada tempat tinggal yang diperlukan, banyak  pengusaha maupun penduduk asli jakarta kemudian memanfaatkan situasi ini sebagai sebuah peluang usaha rumah kos, rumah kontrakan, penginapan atau hotel.
Bayangkan saja , hanya berdiam diri dirumah menunggu pintu diketuk tiap akhir bulan maka rezeki sudah datang melebihi gaji peekerja kantoran level manajer :-)enak bukan, tentu saja :-), namun selain berusaha memperoleh keuntungan bulanan secara maksimal sebaiknya para pengusaha rumah kos benar-benar memperhatikan kenyamanan, keamanan dan ketenangan anak kos dalam menempati rumah atau kamar yang disewakanya , tips berikut ini mungkin dapa memberikan tambahan atau sekedar mengingatkan pada bapak atau ibu kos agar bisnis kos-kosanya tambah mantap dan terus berkembang

B.         TUJUAN
Bisnis rumah kos atau kontrakan sangat cocok untuk orang yang akan menjalani masa pensiun. Jadi, setelah balik modal, bisa menikmati pasif pada hari tua.

C.        RUMUSAN MASALAH

- Resep Cappucino Cincau  
- Strategi Pemasaran


II. ISI

Tips membangun rumah kos atau kontrakan
  1. Rencanakan dengan baik rumah kos yang akan dibangun agar memenuhi kriteria keindahan , kenyamanan, dan ketenangan penghuni kos nantinya, jika di rencanakan berkembang menjadi 2 lantai , 3 lantai dan seterusnya maka perlu dipersiapkan pondasi rumahnya sejak awal sehingga tidak banyak terjadi retakan tembok akibat kolom rumah tidak mampu menahan struktur bangunan pasca pengembangan dan akibar terfatalnya tentu keruntuhan bangunan, tentu kita tidak menghaapkan untuk memberikan ganti rugi pada korban akibat keruntuhan rumah kos kita bukan :-)
  2. Pastikan sirkulasi udara bersih dan bagus pada setiap kamar, jika tidak memungkinkan bisa disediakan exchaust fan atau kipas angin sebagai alat bantu tambahan sirkulasi udara.
  3. Berikan tempat parkir motor yang cukup untuk semua penghuni kos dan atur semaksimal mungkin dari segi keamanan.
  4. Pastikan air bersih dapat mengalir setiap hari secara lancar.
  5. Kelola sebaik mungkin mengenai jadwal pembayaran yang disepakati bersama.
  6. Jadilah bapak kos atau ibu kos yang menyenangkan, sesekali dekatilah anak kos dengan menawarkan makanan :-)ini tentu bisa membuat anak kos ingin berlama – lama karena ada ikatan batin tersendiri baik antar penghuni kos maupun pengelola kos.
  7. Pastikan septic tank dapat berfungsi dengan baik dan benar, segera lakukan pengurasan jika mendekati penuh.
  8. Jaga kebersihan rumah kos setiap hari.
  9. Berikan peraturan yang harus ditaati anak kos demi kenyamanan dan keamanan bersama.
  10. Biaya kos jangan terlalu mahal :-)anggap saja sedikit beramal :-)
Memulai Usaha

Berikut ini beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam mempersiapkan pengelolaan indekost.
  1. Modal.Modal digunakan untuk membeli tanah dan mendirikan tempat bangunan. Besarnya modal tergantung dari lokasi yang dipilih. Semakin strategis posisi semakin mahal harga tanah dan bangunan.
  2. Lokasi. Pilih lokasi yang strategis, misalnya dekat dengan pasar, perkantoran, pabrik, sekolahan atau perguruan tinggi. Selain itu pilih lokasi dekat dengan jalan raya dan mudah akses angkutan umum.
  3. Memilih kondisi lingkungan dan jalur lalu lintas di sekitar indekost dengan cermat. Apakah dekat dengan jalan raya atau tidak, macet atau tidak, suasananya bising atau tidak, dan sebagainya.
  4. Keamanan. Aman dari bencana seperti longsor dan banjir.
  5. Fasilitas. Fasilitas internal yang diberikan misalnya tempat tidur, lemari pakaian, sapu, pel, piring, sendok, mesin cuci, laundry, televisi, telepon, sarapan pagi, lahan parkir, transportasi, internet, dan sebagainya.
  6. Pesaing. Perhatikan pesaing yang punya rumah indekost lebih menarik dan bagus, pesaing yang dekat dengan indekost atau pesaing yang harga sewanya lebih murah dan sebagainya.

Dalam menjalani bisnis indekost, perlu dilakukan perencanaan yang benar-benar matang. Perencanan tersebut mencakup beberapa hal, yakni

1. Jumlah modal yang diperlukan,
2. Sumber modal,
3. Berapa pemasukan per bulan dan besar keuntungannya,
4. Berapa lama modal akan kembali.

Dalam pelaksanaannya, berbisnis indekost tidak begitu merepotkan. Jika lokasinya strategis, dan harga bersaing maka bisnis ini mempunyai prospek yang baik.

Hambatan

Berikut ini beberapa hambatan yang bisa saja terjadi ketika Anda menjalani bisnis indekost.
  1. Para pengguna indekost sering menyalahgunakan indekost tersebut, misalnya sebagai tempat prostitusi terselubung, penjualan narkoba, atau persembunyian teroris.
  2. Perawatan fasilitas indekost kurang diperhatikan oleh para penghuninya.
  3. Munculnya biaya mendadak yang cukup tinggi terkait fasilitas indekost.

Untuk mengatasi hambatan dalam bisnis indekost ini, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, yakni sebagai berikut.
  1. Melakukan pengawasan secara rutin terhadap para penghuni indekost sekaligus menjalin keakraban dengan para penghuni indekost tersebut.
  2. Mempersiapkan dana untuk renovasi atau perbaikan di akhir masa kontrak rumah, bila ada kerusakan.
  3. Menetapkan tarif tambahan bagi penyewa yang membawa barang-barang elektronik, untuk menjaga lonjakkan biaya listrik.

Strategi Bisnis

Agar indekost 'dilirik' maka lakukan beberapa strategi sebagai berikut ini.
  1. Indekost tetap terjaga keamanannya, cukup sirkulasi udara, lingkungan pun sejuk. Dengan demikian penyewa akan kerasan.
  2. Amati tarif sewa yang berlaku di daerah tersebut. Jangan sampai Anda memasang harga terlalu mahal dengan fasilitas yang relatif sama dengan indekost lain.
  3. Pasang iklan sebanyak-banyaknya. Sebaiknya iklan dipasang atau disebar ke daerah-daerah yang menjadi target utama, misalnya perkantoran, pabrik, dan perguruan tinggi atau universitas.
  4. Yakinkan konsumen bahwa fasilitas yang ada di dalam indekost Anda, adalah yang terbaik dan ternyaman untuk mereka gunakan. Pastikan pula bahwa hal itu bukan sekedar iming-iming belaka. Anda harus merealisasikannya.
  5. Berikan kebebasan kepada mereka untuk melihat dan menilai fasilitas yang Anda tawarkan.
  6. Negosiasikan harga kos-kosan / kontrakan Anda dengan cerdas.

Contoh pemasukan dan pengeluaran usaha kost

Lahan Rp.150.000.000,00

Bangunan & furniture :
Perizinan Rp.3.000.000,00
Bangunan (10 kamar) Rp.90.000.000,00
Instalasi listrik, air, dan sanitasi Rp.4.000.000,00
Furniture kamar Rp.35.000.000,00 +
Jumlah bangunan & furniture Rp.132.000.000,00 +
Jumlah modal awal Rp.282.000.000,00

Jika umur ekonomis bangunan dan furniture adalah 10 tahun, dengan residu sebesar Rp. 0,- maka beban penyusutannya adalah sebesar Rp. 132.000.000,00 / (10 tahun x 12 bulan) = Rp. 1.100.000,00 per bulan.

Perhitungan laba / rugi per bulan

Penerimaan satu bulan :

Sewa kamar :
10 kamar @ Rp. 500.000,00 per bulan Rp.5.000.000,00

Pengeluaran satu bulan :
Beban listrik, air, sampah Rp.1.200.000,00
Maintenance Rp.500.000,00
Penyusutan Rp.1.100.000,00 +
Jumlah Rp.2.800.000,00 -

Laba bersih satu bulan Rp.2.200.000,00


III. PENUTUP
                Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan
dalam tulisan ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul artikel ini.
Penulis banyak berharap para pembaca bisa memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis dalam mencapai tujuan yang lebih baik. Semoga tulisan ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca .

IV.DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar